NEW MOON DAN NEW MONTH

Hendro Setyanto

Dalam Bahasa Indonesia, keduanya dapat diterjemahkan sebagai Bulan Baru, dengan makna yang berbeda tentunya. New Moon sebagai Bulan Baru merupakan fase dari Bulan sebagai benda langit, sedangkan New Month sebagai Bulan Baru menunjukkan Awal Bulan sebagai bagian dari sistem Kalender. Untuk membedakannya, kita akan menggunakan terjemahan New Month dengan Sasih Baru.

Siklus Bulan dan Penentuan Awal Sasih

Bulan sebagai benda langit bergerak mengelilingi Bumi selama 27,3  hari (periode sideris), namun karena bumi juga berputar mengelilingi matahari, Bulan memerlukan waktu 29,53 hari untuk Kembali ke fase serupa. Siklus 29,53 hari ini disebut sebagai periode sinodis yang menjadi dasar pembilangan hari dalam Kalender berbasis Bulan.

Ketertampakan sabit pertama di ufuk barat pada saat matahari terbenam dijadikan sebagai penanda awal sasih. Mengapa ketertampakan sabit di ufuk barat, bukan sabit di timur dan juga purnama ? Hal ini dikarenakan Bulan terlihat berpindah posisi dari barat ke timur relative terhadap posisi matahari dan Bintang-bintang di langit, sehingga untuk menandai daur/siklusnya lebih mudah disandarkan pada awal kemunculan sabit Bulan di ufuk barat yang kemudian dikenal sebagai Awal Sasih. Sebelum tampak di ufuk barat, Bulan terlihat di ufuk timur menjalang matahari terbit. Hal ini menunjukkan ada masa dimana Bulan dan Bulan berkumpul di posisi (bujur ekliptika ) yang sama.  Saat berkumpulnya Bulan dan matahari inilah yang disebut sebagai Ijtima’, konjungsi  atau New Moon.

Prinsip Awal Sasih

Nabi Muhammad SAW memerintahkan para sahabat untuk melihat ketertampakan hilal di ufuk Barat sebagai penanda Awal dan Akhir Ibadah puasa Ramadhan. Hal ini berbeda dengan kaum yahudi yang menjadikan New Moon sebagai penanda awal Bulan. Secara sederhana, Nabi Muhammad menjadikan Newmoon sebagai tanda akhir Sasih dan Kalender yahudi menjadikan Newmoon sebagai Awal sasih.

Selain Kalender yahudi, Kalender China, Kalender Hindu juga menggunakan newmoon sebagai  awal asih dalam kalendernya. Tabel berikut menunjukkan pembilangan hari Kamis, 19 Maret 2026 dalam Kalender lainnya.:

Sistem KalenderTanggalPerayaan /Fenomensa
Masehi19 Maret 2026 Newmoon / Ijitima’
Yahudi1 Nisan 5786Tahun Baru Ibrani
China1 èr yuè 2026Awal Sasih ke dua
Hindu Bali1 Kedasa 1948Tahun Baru Saka Samvat
Hindu India1 Chaitra 1948Tahun Baru Nyepi
Hijriyyah29 Ramadhan 1427HAkhir  Sasih ke 9

Dari tabel di atas, semua Kalender berbasis bulan menggunakan newmoon sebagai Awal Sasih. Disini kita juga dapat melihat bahwa ketetapan Nabi Muhammad terkait rukyat hilal menjadikan sistem penanggalan islam berbeda dengan Kalender - kalender lain yang berbasis Bulan. Yang lebih unik lagi, keberadaan istikmal yang pernah diterapkan oleh Nabi Muhammad SAW. Hal ini menjadikan hari setelah Newmoon tidak serta merta menjadi tanggal 1.

Dengan kemampuan numerik saat ini, dapatkah kita menysusun sebuah sistem penanggalan islam  yang bersandarkan pada praktik Nabi Muhammad SAW dan mandiri secara perhitungannya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *